Bantu Pebisnis Mikro Jenius Hadirkan Akun Bisnis dan Bisniskit – Jenius kembali membuat kejutan dengan memperkenalkan Jenius untuk Bisnis. Sebagai partner dan starter kit bagi masyarakat digital savvy yang ingin memulai dan mengembangkan bisnis, Jenius untuk Bisnis memiliki dua layanan yaitu Akun bisnis Jenius dan Bisniskit dari Jenius.

Bantu Pebisnis Mikro Jenius Hadirkan Akun Bisnis dan Bisniskit

Melalui semangat dan proses kokreasi, Jenius terus mendapatkan ide, masukan serta insight dari digital savvy. Dari proses tersebut, kami menemukan adanya aspirasi digital savvy untuk memulai maupun mengembangkan bisnis lebih besar lagi,” jelas Waasi Sumintardja, Digital Banking Business Product Head BTPN.

Ditambahkan oleh Waasi , untuk kebutuhan personal, kini Jenius juga hadir untuk kebutuhan bisnis sehingga digital savvy dapat dengan mudah mengelola kebutuhan pribadi dan bisnis. Karena itu, Jenius menghadirkan layanan Akun bisnis Jenius dan Bisniskit dari Jenius.

Layanan Akun bisnis Jenius tersedia secara otomatis pada aplikasi Jenius. Para digital savvy yang sudah menjadi pengguna Jenius dapat melakukan aktivasi Akun bisnis Jenius tanpa harus ke bank, melakukan verifikasi ulang, menyerahkan dokumen atau syarat tambahan maupun setoran minimum.

Seluruh proses bisa dilakukan melalui satu aplikasi yang sama

Proses aktivasi Akun bisnis Jenius di aplikasi Jenius hanya membutuhkan tiga langkah. Pertama, pilih menu di kiri atas aplikasi Jenius dan pilih “Bisnis”. Kedua, memilih izinkan dan aktifkan Akun Bisnis. Ketiga, menentukan $Cashtag baru untuk Akun Bisnis dan lanjutkan.

Setelah memasukkan kata kunci (password), maka Akun bisnis Jenius telah aktif dan bisa digunakan. Saat ini Akun bisnis Jenius memiliki beberapa fitur seperti Send It yang memudahkan untuk kirim uang, In & Out untuk mencatat dan menelusuri histori transaksi, dan m-Card merupakan kartu debit virtual untuk transaksi online.

Selain itu, para pengguna Akun bisnis Jenius juga mendapatkan $Cashtag dan nomor rekening baru untuk kirim dan terima uang. Ada juga fitur lainnya, yakni Jenius Contacts yang berfungsi untuk menyimpan nomor telepon dan e-mail untuk keperluan bisnis.

Sementara, untuk membantu digital savvy dalam operasional bisnis, Jenius memperkenalkan juga aplikasi pendukung yang dapat diunduh terpisah yaitu layanan Bisniskit dari Jenius. Ini merupakan aplikasi bebas biaya yang dihadirkan Jenius agar membantu pengguna mengelola bisnis dengan lebih simpel.

Bisniskit dari Jenius memiliki dua menu utama, yaitu Toko dan Kasir

Melalui menu Toko, pengguna dapat mengelola bisnisnya dengan menggunakan beragam fitur unik yang tersedia, seperti Dashboard, Produk, Pengeluaran, Pelanggan dan Pengaturan Toko.

Sedangkan dari menu Kasir, pengguna dapat mengakses mesin kasir sederhana untuk memproses transaksi dengan empat metode pembayaran, yaitu uang tunai, kartu debit, kartu kredit, dan transfer ke Akun Bisnis Jenius yang bisa langsung dihubungkan dengan Akun bisnis Jenius.

Mesin kasir sederhana ini dapat dihubungkan langsung ke mesin cetak (printer) untuk mencetak struk. Serta dapat digunakan untuk mengirimkan struk tersebut dalam bentuk PDF kepada pelanggan melalui e-mail dan aplikasi chat. Aplikasi pendukung ini dapat diunduh pada App Store dan juga Google Play Store.

Akun bisnis Jenius yang secara otomatis terdapat pada aplikasi Jenius, memudahkan digital. Savvy untuk mengelola rekening akun bisnis dan akun personal melalui satu aplikasi Jenius. Sementara itu, Bisniskit merupakan aplikasi pendamping pemilik bisnis yang dapat membantu operasional bisnisnya.

Melalui Jenius untuk Bisnis, kami berharap dapat membantu masyarakat digital. Savvy untuk memulai dan mengelola bisnis, terlebih dalam kondisi saat ini. Kami sangat terbuka terhadap ide dan masukan dari digital savvy sehingga kita dapat mengembangkan. Fitur-fitur inovatif lainnya yang relevan dengan kebutuhan pelaku bisnis,” tutup Waasi.

ASUS ZenBook Classic 13 dan 14 Laptop Paling Tipis di Dunia dengan Intel Core Generasi ke 10 – ASUS resmi meluncurkan seri ZenBook Classic terbaru di Indonesia, yaitu ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425). Sesuai dengan namanya, ZenBook ini hadir sebagai laptop premium yang mengedepankan desain serta pengalaman terbaik bagi penggunanya. Kedua ZenBook tetap hadir dengan ciri khas ZenBook, yaitu premium dengan desain elegan yang tetap kaya fitur serta memiliki performa tinggi.

ASUS ZenBook Classic 13 dan 14 Laptop Paling Tipis di Dunia dengan Intel Core Generasi ke 10

Sejak diperkenalkan pada tahun 2011, ZenBook merupakan laptop ikonik dan telah menjadi acuan bagi berbagai laptop premium hingga saat ini. Perpaduan inovasi teknologi dengan desain premium adalah salah satu kunci yang membuat ZenBook tetap eksis hingga saat ini.” Ujar Jimmy Lin, Regional Director ASUS Southeast Asia.

ASUS ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) merupakan laptop dengan port lengkap yang memiliki bodi sangat tipis. Kedua laptop ini juga merupakan varian ZenBook pertama di Indonesia yang mengusung prosesor 10th Gen Intel Core “Ice Lake” yang hadir dengan Intel Iris Plus Graphics, GPU terintegrasi yang punya performa lebih powerful dari integrated graphics lainnya. Selain itu, ZenBook 13 dan 14 juga dilengkapi fitur ErgoLift, NanoEdge Display, NumberPad 2.0 serta fitur baru, yaitu Edge-to-Edge Keyboard.

Laptop ringkas dan ringan ini dibangung dengan material berbahan aluminium alloy yang dibentuk dengan desain diamond-cut yang presisi sehingga membuat bodinya terlihat lebih mewah dan memiliki kesan premium yang kuat. Salah satu ciri khas ZenBook kembali hadir di ZenBook 13 dan 14 adalah desain “Zen” yang melingkar di bagian cover-nya. Desain Zen dibuat melalui proses panjang dengan finishing khusus agar ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) tampil lebih indah.

ASUS ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) juga hadir dengan bodi sangat tipis

Hanya 13,9 mm. Bobotnya hanya 1,11 kg untuk ZenBook 13 (UX325) dan 1, 1,17 kg untuk ZenBook 14 (UX425). Kedua ZenBook dilengkapi degan 3D IR camera yang sudah mendukung fitur Windows Hello. Berkat kamera ini, kamu bisa masuk ke dalam sistem tanpa harus mengetikkan password. Cukup biarkan ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) memindai wajah, kamu akan diberikan akses untuk masuk ke dalam sistem.

Kamera tersebut dipasang pada bezel atas layar yang sangat tipis. Bezel tipis yang haadir berkat teknologi NanoEdge Display di ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) memungkinkan laptop ini tampil dengan layar yang memiliki screen-to-body ratio hingga 90%.

Laptop yang tampil mewah ini memiliki bodi yang kokoh dan telah mendapatkan sertifikasi lolos uji standar militer Amerika (MIL-STD 810G). ZenBook 14 (UX425) terbukti telah lolos berbagai pengujian berstandar militer, mulai dari uji fungsional pada ketinggian hingga lebih dari 15.000 kaki, uji jatuh dari ketinggian 1 meter dalam keadaan hidup dan diuji di setiap sudut jatuh, hingga uji operasional di suhu rendah yaitu hingga -33 derajat Celcius.

Windows Hello tidak hanya membuat proses login menjadi lebih mudah dan cepat, tetapi juga lebih aman

Salah satu fitur paling menarik di ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) adalah edge-to-edge keyboard. Fitur ini membuat keyboard-nya lebih luas. Artinya, keyboard di ZenBook 13 dan 14 memiliki format keyboard lebih lengkap, dengan tombol yang lebih besar. Fitur ErgoLift di Zenbook ini membuat mengetik menjadi lebih nyaman karena bodi utamanya akan terangkat dan membentuk sudut tiga derajat. Posisi tersebut membuat pengalaman mengetik menjadi lebih nyaman.

Bagi kamu yang masih suka menggunakan numpad, ZenBook 13 (UX325) dan ZenBook 14 (UX425) juga menawarkan fitur NumberPad 2.0. Fitur yang sebelumnya juga sudah pernah diperkenalkan di berbagai lini laptop. ASUS kali ini hadir tidak hanya dengan tombol pengontrol tingkat kecerahan saat mode numpad digunakan. Tetapi tombol pengontrol tersebut juga kini dapat digunakan untuk membuka aplikasi kalkulator yang ada di Windows 10.

Handset Xiaomi dengan Kamera Bawah Layar akan Hadir di Tahun Depan – Xiaomi adalah salah satu perusahaan teknologi dengan berbagai perangkat cerdas dan Internet of Things (IoT) yang getol menelurkan inovasi terkini. Nah! Baru-baru ini Xiaomi telah mengumumkan dimulainya produksi smartphone dengan teknologi kamera bawah layar generasi ketiga.

Handset Xiaomi dengan Kamera Bawah Layar akan Hadir di Tahun Depan

Mungkin dari kalian ada yang bertanya-tanya kapan smartphone dengan teknologi kamera bawah layar generasi ketiga ini akan hadir di pasaran? Melalui rilis yang diterima oleh Droidlime, Xiaomi berencana untuk menghadirkan teknologi ini ke pasar di tahun depan. Teknologi kamera bawah layar generasi ketiga ini diklaim mampu menyamarkan kamera depan di bawah layar.

Sehingga membuat pengguna dapat menikmati pengalaman layar penuh tanpa halangan dari punch hole maupun dot drop alias poni. Ini menjadi keputusan strategis Xiaomi dalam mengincar segmen smartphone high-end yang disokong oleh inovasi teknologi terkini. Teknologi kamera bawah layar generasi ketiga terletak pada pengaturan pixel yang memungkinkan permukaan layar bisa dilewati cahaya lewat celah di area sub-pixel tanpa harus mengorbankan kepadatan pixel.

Dibandingkan dengan solusi serupa di pasar, Xiaomi berhasil menggandakan jumlah pixel vertikal dan horizontal sehingga area di atas kamera mampu menampilkan tingkat kecerahan, color gamut, dan akurasi warna layaknya area lainnya di layar. Berdasarkan solusi pengaturan pixel ini, teknologi kamera bawah layar generasi ketiga juga memiliki desain sirkuit spesial untuk menyamarkan lebih banyak komponen di bawah sub-pixel RGB. Ini demi meningkatkan transmisi cahaya di area bawah layar.

Teknologi kamera bawah layar baru ini juga dikatakan akan menawarkan pengalaman yang baru dan lebih sempurna, menyamai performa dari kamera depan pada umumnya. Dari generasi pertama yang hanya dikembangkan di dalam laboratorium hingga generasi kedua yang diperkenalkan kepada publik tahun 2019, Xiaomi tidak pernah berhenti mengembangkan kamera bawah layar hingga tiba pada generasi ketiga.

Dipadukan dengan algoritma optimasi yang dikembangkan sendiri oleh Xiaomi

Tidak pernah berhenti untuk terus menjelajah dan berinovasi” adalah prinsip utama Xiaomi. Xiaomi terus menerus mengeksplor berbagai peluang untuk mengaplikasikan teknologi canggih. Investasi untuk penelitian dan pengembangan terus meningkat tahun demi tahun, dan hasil dari kerja keras tersebut telah hadir di pasar. Strategi produk high-end Xiaomi berakar dari pencapaian teknologinya. Pengumuman terobosan teknologi kamera bawah layar generasi ketiga yang berpotensi untuk produksi massal.

Menjadi pencapaian berikutnya setelah Xiaomi meluncurkan Mi 10 Ultra dengan baterai grafene 120W yang diproduksi massal untuk pertama kali. Arsitektur pengisian daya cepat yang dikembangkan sendiri memungkinkan kombinasi pengisian daya cepat 120W via kabel dan 50W secara nirkabel. Teknologi lainnya adalah 120x AI Superzoom dan Dual Native ISO Fusion yang menyajikan pengalaman fotografi istimewa dan menempatkan smartphone ini pada puncak peringkat DXOMARK.

Sejak lama pasar smartphone high-end menjadi panggung bagi teknologi mutakhir yang hanya bisa diraih dengan kemampuan inovasi yang kuat, tidak bisa dicapai oleh sembarang perusahaan. Sejauh ini, Xiaomi telah membangun dan terus mengeksplorasi teknologi mutakhir seperti pengisian daya cepat, pencitraan, layar, dan lainnya. Laporan finansial paruh tahun juga menunjukkan bahwa Xiaomi punya performa yang luar biasa pada pasar smartphone premium.

Kuartal dua 2020, rata-rata harga jual smartphone dari Xiaomi meningkat 11,8% YoY. Selain itu, kehadiran seri Mi 10 dan Mi 10 Ultra juga menjadikan Xiaomi sebagai merek pemimpin dalam pasar high-end. Di pasar internasional, pengapalan smartphone premium Xiaomi dengan harga 300 Euro atau lebih naik hingga 99,2%. YoY selama kuartal dua 2020. Menurut Canalys, pengapalan smartphone Xiaomi di Eropa tumbuh 64,9%. YoY yang membuatnya menguasai pasar hingga 16,8% dan menempati peringkat tiga besar di pasar tersebut untuk pertama kali.

Huawei Segera Luncurkan Laptop Terbarunya untuk Pekerja dan Pelajar – Tidak main-main. Huawei pada tanggal 1 September 2020 akan merilis tiga produk sekaligus di pasar Indonesia. Nah! Salah satu produk yang bakal diluncurkan adalah Huawei Watch Fit, jam tangan pintar yang ditujukan untuk generasi Z alias Gen Z.

Huawei Segera Luncurkan Laptop Terbarunya untuk Pekerja dan Pelajar

Nah! Produk lainnya yang akan diumumkan kehadirannya secara resmi di pasar Indonesia adalah laptop. Bukan tanpa alasan Huawei merilis laptop terbaru di Indonesia. Popularitas laptop telah meningkat sejak tahun 2006, generasi millennials dan generasi. Z merupakan generasi yang cenderung memilih laptop untuk kebutuhan pribadi.

Selain itu, pengiriman PC Huawei yang meningkat 200% (year-on-year) menjadi semangat baru bagi. Huawei untuk terus meluncurkan laptop dengan inovasi terbaru. Hal ini bertujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen yang mengandalkan laptop untuk melakukan berbagai tugas dalam kehidupan sehari-hari.

Selain akan meluncurkan Huawei Watch Fit, Huawei juga akan meluncurkan laptop terbarunya di Indonesia pada tanggal 1 September 2020. Dijanjikan, laptop terbaru dari Huawei ini cocok digunakan oleh pekerja dan juga pelajar.

Tidak main-main, Huawei pada tanggal 1 September 2020 akan merilis tiga produk sekaligus di pasar Indonesia. Nah! Salah satu produk yang bakal diluncurkan adalah Huawei Watch Fit. Jam tangan pintar yang ditujukan untuk generasi Z alias Gen Z.

Nah! Produk lainnya yang akan diumumkan kehadirannya secara resmi di pasar Indonesia adalah laptop. Bukan tanpa alasan Huawei merilis laptop terbaru di Indonesia. Popularitas laptop telah meningkat sejak tahun 2006, generasi millennials dan generasi Z merupakan generasi yang cenderung memilih laptop untuk kebutuhan pribadi.

BERITAHuawei Segera Luncurkan Laptop Terbarunya untuk Pekerja dan Pelajar

Selain itu, pengiriman PC Huawei yang meningkat 200% (year-on-year) menjadi semangat baru bagi Huawei untuk terus meluncurkan laptop dengan inovasi terbaru. Hal ini bertujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen yang mengandalkan laptop untuk melakukan berbagai tugas dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah sebelumnya merilis Huawei MateBook X Pro dan MateBook D14, kali ini Huawei akan segera merilis varian laptop yang tidak kalah menarik. Dijanjikan, laptop ini hadir dengan berbagai fitur yang ditingkatkan dan memberikan pengalaman baru kepada para penggunanya.

Tidak hanya ditunjang dengan kinerja yang kuat, Huawei juga mengemas laptop terbarunya ini dengan layar FullView Display. Selain itu, desainnya juga akan dibuat lebih stylish dan tidak ketinggalan, Huawei akan membekali dengan fitur Huawei Share, penggunaan sidik jari, dan memiliki tingkat konektivitas yang tinggi.

“Laptop merupakan bagian penting yang mendukung Huawei mencapai visinya yaitu ekosistem pada semua skenario 1 + 8 + N. Ini juga sejalan dengan kebutuhan serta keinginan para konsumen yang ingin terus berkembang,” ucap Lo Khing Seng, Deputy Country Head of Huawei Consumer Business Groups.

Ditambahkan oleh Lo Khing Seng bahwa laptop terbaru dari Huawei ini bakal mendukung para konsumen muda untuk tetap produktif dan mendapatkan hiburan di tengah situasi dan kondisi seperti ini. Terlebih perangkat ini merupakan hasil dari cerminan para generasi muda yang menjadikan laptop sebagai perangkat utama untuk berkativitas.

“Kami harap kehadiran laptop terbaru ini dapat membantu para penggunanya untuk terus produktif baik ketika belajar maupun bekerja dan juga memenuhi kebutuhan hiburan dimanapun dan kapanpun. Memberikan pengalaman digital yang cerdas dan juga pengalaman PC yang lebih nyaman.” tutup Khing Seng.

Sony Berencana Boyong Lebih Banyak Game PlayStation ke PC – Sony berencana membawa game PlayStation first-party ke PC di masa depan. Kabar ini mucnul dari laporan perusahaan untuk 2020. Sony menuliskan tentang perluasan judul first-party ke platform PC. Kami akan menjajaki perluasan judul pihak pertama kami ke platform PC.

Sony Berencana Boyong Lebih Banyak Game PlayStation ke PC

Untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut dalam profitabilitas kami,” tulis Sony, dikutip Techradar. Informasi ini tampaknya tidak mengherankan, mengingat Sony membawa Horizon Zero Dawn ke PC baru-baru ini. Ada kemungkinan lebih banyak game akan dihadirkan untuk platform PC. Kabar ini juga mengingatkan Head of Worldwide Studios PlayStation, Hermen Hulst pada awal tahun ini, yang menenangkan penggemar konsol dengan mengklarifikasi bahwa kebijakan baru.

Sony tidak akan berlaku untuk setiap game pihak pertama – tetapi hanya yang masuk akal dan merupakan cocok untuk PC. Dan untuk menenangkan beberapa orang, merilis satu judul AAA pihak pertama ke PC tidak selalu berarti bahwa setiap game sekarang akan hadir di PC. Dalam benak saya, Horizon Zero Dawn sangat cocok dalam contoh khusus ini,” kata Hulst.

Apabila benar Sony akan membawa lebih banyak game eksklusif mereka ke PC, maka game-game yang cocok dimainkan dengan mouse dan keyboard mungkin akan dinantikan para gamer.

Bagaimana cerita pengalamannya?
Supermassive Games memanglah bukan siapa saja dalam industri video game, walau mereka sudah kerjakan beberapa project besar punya Sony Interactive Entertainment semenjak tahun 2009. Tetapi namanya muncul sesudah mereka sukses datangkan game drama interaktif horror thriller eksklusif PlayStation 4, Until Dawn. Mulai sejak itu dia dipercayai oleh Bandai Namco untuk bikin game sama dalam satu seri raksasa The Dark Pictures Anthology yang diawali dengan Man of Medan untuk iterasi cerita pertama kalinya.

Seri ini bisa menjadi cerita horror tidak sama, dengan komponen ciri khas Until Dawn yang sukses mereka bangun. Dimana tiap ketetapan player akan tentukan hidup mati setiap ciri-khasnya, dengan peluang supaya mereka hidup jadi benar-benar kecil.

Walau tidak sesukses Until Dawn, tetapi Man of Medan sukses datangkan cerita yang menarik mengenai legenda kapal namanya Man of Medan atau Ourang Medan yang tiba-tiba kehilangan awak kapalnya. Satu misteri yang tidak tersingkap sampai detik ini.

Aktor The Dark Pictures Anthology: Little Hope Katakan Pengalaman Pertama kalinya Dalam Video Game

Kesempatan ini, mereka datangkan cerita lain yaitu Little Hope yang tidak kalah menarik dengan tema pedesaan angker yang mencekam. Salah satunya aktornya, Will Poulter bercerita ceritanya waktu peningkatan gamenya.

Poulter adalah aktor yang memainkan karakter namanya Andrew, Anthony, serta Abraham yang ada dalam seting serta jaman yang lain dalam gamenya. Dia akui tertarik untuk masuk dalam project ini sebab gamenya benar-benar konsentrasi pada keotentikan serta perform beberapa aktornya.

Dia bercerita pengalamannya saat pertamakali lakukan motion capture dalam peningkatan video game. Menurut dia pekerjaan barunya itu memberi
rintangan tertentu serta cukup membahagiakan lihat bagaimana dia dapat memainkan akhir-akhir cerita yang lain dalam video game. Dia akui jadi lebih tahu mengenai bagaimana riwayat pengetahuan gaib di waktu dulu serta bagaimana pengadilan penyihir salem kerja.

The Dark Pictures Anthology: Little Hope akan dikeluarkan tanggal 30 Oktober 2020
akan datang di PC, PlayStation 4, serta Xbox One. Kamu yang ingin tahu dengan gamenya dapat membaca
ulasan kami mengenai Man of Medan sebab kurang lebih dia akan datangkan momen serta mekanik yang sama juga dengan.

SoulCalibur VI kembalikan Setsuka.
Mengawali kiprahnya di SoulCalibur III jadikan Setsuka salah satunya karakter yang tidak cuma anggun, tetapi mematikan. Perawakannya yang dibuat seperti karakter wanita dengan yukata lengkap dengan payungnya memang sepintas akan membuat beberapa orang terpana.

Tetapi siapa kira jika dibalik payung itu tersimpan pedang tajam yang siap menebas musuh-musuhnya. Sekarang, Setsuka pada akhirnya kembali lagi di iterasi baru gamenya.

Lewat livestreamnya, Bandai Namco memberitahukan jika Setsuka akan kembali pada SoulCalibur VI untuk DLC ke-11 gamenya. Sesudah sempat mangkir dari dua seri intinya, karakter itu ternyata masih miliki design yang sama juga dengan iterasi awalnya. Dia masih pakai pedang yang tersimpan dibalik payungnya.

Beberapa combo yang dilancarkan kurang lebih sama, dengan kombinasi gempuran bacokan serta payungnya yang mematikan.

Setsuka gagasannya akan dikeluarkan pada tanggal 4 Agustus bertepatan dengan Character Creation Set E. Bandai Namco memberitahukan jika mereka akan imbuhkan update gratis versi 2.20 pada tanggal 3 Agustus 2020 kelak. Update ini akan datangkan banyak item baru termasuk juga bagian-bagian baju punya Setsuka, stage baru, serta balancing.

Ke-2 update itu adalah salah satunya sisi dari season pass ke-2 gamenya yang sudah imbuhkan Haohmaru serta Hilde untuk karakter pertama serta ke-2 SoulCalibur VI.

Sebagian dari kalian kemungkinan sudah tahu jika
Dualshock 4 kelak nya tidak dapat dipakai pada Playstation 5, hal itu telah dikonfimasi dengan cara resmi oleh Sony lewat situs Playstation Website, tetapi tidak semua peripheral yang awalnya ada
di Playstation 4 tidak pas dengan Playstation 5, ada banyak Peripheral yang masih tetap dapat dipakai untuk playstation 5 diantaranya yakni seperti The Platinum and Gold Wireless Headsets, serta Playstation Kamera, tetapi dengan catatan untuk
Playstation Kamera harus memakai satu “Adaptor” yang nanti akan dipublikasikan oleh Playstation.

Tapi pengakuan tentang Dualshock 4 itu, sudah membuat
beberapa gamer cukup sedih pada pengakuan berikut, sebab dapat jadi beberapa gamer sudah cukup nyaman dengan ukuran serta bentuk dari Dualshock 4 itu, ditambah tentunya mereka juga
harus menyesuaikan kembali lagi dengan ukuran Kontroller paling baru yang lebih besar dari mulanya, di saat Dualsens di impresi oleh Geoff Keighley, controller itu dapat disebut memiliki ukuran lebih besar dari Dualshock 4, sebab feature yang
Playstation menawarkan jadi salah satunya unsur ukurannya jadi lebih besar.

Tetapi, lepas dari kabar tentang Dualshock 4 tidak dapat dipakai
pada Playstation 5, sekarang Xbox kelihatannya memberi satu gurauan
lewat Twitternya, yang mana gurauan memiliki “Pokok” jika semua barisan
controller Xbox One seperti Xbox Official Controller, Scuf Controller, Xbox Adaptive Controller, serta
yang lain akan Dukungan pada Xbox Series X nanti. Dapat kalian melihat berikut ini :

Nah, dengan resminya Controller Xbox akan dukungan pada
pemakaian Xbox Series X, apa kalian makin tertarik untuk beli Xbox Series X ? Silakan catat pada kotak kometar yaa…

Nampak seperti kan?
Pathfinder adalah salah satunya karakter paling terkenal semenjak Apex Legends dikeluarkan. Ini sebab kekuatan grappling hooknya yang dapat mengalihkannya dari satu tempat ke lain tempat dengan cepat sekali. Sayangnya, Respawn pada akhirnya beri balance sebab cooldownnya yang dipandang cepat sekali. Walau demikian, karakter unik ini ternyata simpan easter egg yang barusan diketemukan oleh fans beberapa waktu lalu.

Ini diketemukan oleh salah satunya fans namanya Minorsaurus Rex tanggal 24 Juli tempo hari (yang selanjutnya di-publish lagi oleh user Reddit namanya NitroThunderBird tanggal 26 Juli). Lewat account Twitternya, Minorsaurus Rex terangkan jika animasi skydiving Pathfinder paling baru di inspirasi dari tarian Tin Man dari film The Wizard of Oz yang tampil di tahun 1939 yang lalu.

Penyesuaian animasi itu jadi salah satunya komponen yang benar-benar pas, mengingat Tin Man adalah salah satunya karakter yang miliki perawakan seperti robot. Respawn sukses simpan serta mengadaptasinya dengan benar-benar baik karena literasi mereka yang kaya.

Tetapi sayang, sekarang Pathfinder benar-benar jarang-jarang dipakai oleh beberapa playernya semenjak balancing yang diterapkan Respawn. Apa kamu masih memakainya?

Apex Legends sekarang ini bisa dimainkan di PC, PlayStation 4, serta Xbox One. Gamenya akan peroleh penyesuaian
ke Nintendo Switch serta sambangi Steam dengan feature crossplay yang dipunyainya pada musim luruh atau mendekati akhir tahun 2020 kelak.

Sebelum pertemuan Xbox Games Showcase diawali, Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S dipublikasikan untuk PC, PS4 serta Xbox One.

Tidak lama sesudah dipublikasikan, Square Enix verifikasikan jika versi PC, PS4 serta Xbox One dari Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S akan berbasiskan dari versi Nintendo Switch, karena itu visual bisa tidak sama dengan versi orisinal yang dikeluarkan untuk PS4 dahulu.

Ini membuat fans sedikit bingung. Edisi baru Dragon Quest XI yang dikeluarkan privat di Nintendo Switch dapat disebut miliki visual yang lebih jelek dibanding dengan versi orisinal yang dikeluarkan di PS4 serta PC. Karena itu sedikit jadi pertanyaan kenapa
Square Enix harus meningkatkan port dari versi Switch daripada
sebatas perbarui versi orisinal dengan semua content yang berada di versi Switch.

Untuk jadi parah situasi, edisi definitif ini tidak dikeluarkan untuk
upgrade buat mereka yang sudah punyai versi orisinal. Pemain diwajibkan beli lagi edisi ini jika ingin coba semua content baru yang ditawarkan.

Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S memberikan tambahan
beberapa content baru dari versi orisinal dari mulai musik orkestra, mode
retro 2D, beberapa skill serta content cerita baru, dan rekonsilasi pada gameplay.

Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S sudah ada untuk Nintendo Switch. Game akan melaju untuk PC, PS4, serta Xbox One pada 4 Desember akan datang.

  • 1
  • 2