Sy-Norton.com

SoulCalibur VI kembalikan Setsuka.
Mengawali kiprahnya di SoulCalibur III jadikan Setsuka salah satunya karakter yang tidak cuma anggun, tetapi mematikan. Perawakannya yang dibuat seperti karakter wanita dengan yukata lengkap dengan payungnya memang sepintas akan membuat beberapa orang terpana.

Tetapi siapa kira jika dibalik payung itu tersimpan pedang tajam yang siap menebas musuh-musuhnya. Sekarang, Setsuka pada akhirnya kembali lagi di iterasi baru gamenya.

Lewat livestreamnya, Bandai Namco memberitahukan jika Setsuka akan kembali pada SoulCalibur VI untuk DLC ke-11 gamenya. Sesudah sempat mangkir dari dua seri intinya, karakter itu ternyata masih miliki design yang sama juga dengan iterasi awalnya. Dia masih pakai pedang yang tersimpan dibalik payungnya.

Beberapa combo yang dilancarkan kurang lebih sama, dengan kombinasi gempuran bacokan serta payungnya yang mematikan.

Setsuka gagasannya akan dikeluarkan pada tanggal 4 Agustus bertepatan dengan Character Creation Set E. Bandai Namco memberitahukan jika mereka akan imbuhkan update gratis versi 2.20 pada tanggal 3 Agustus 2020 kelak. Update ini akan datangkan banyak item baru termasuk juga bagian-bagian baju punya Setsuka, stage baru, serta balancing.

Ke-2 update itu adalah salah satunya sisi dari season pass ke-2 gamenya yang sudah imbuhkan Haohmaru serta Hilde untuk karakter pertama serta ke-2 SoulCalibur VI.

Sebagian dari kalian kemungkinan sudah tahu jika
Dualshock 4 kelak nya tidak dapat dipakai pada Playstation 5, hal itu telah dikonfimasi dengan cara resmi oleh Sony lewat situs Playstation Website, tetapi tidak semua peripheral yang awalnya ada
di Playstation 4 tidak pas dengan Playstation 5, ada banyak Peripheral yang masih tetap dapat dipakai untuk playstation 5 diantaranya yakni seperti The Platinum and Gold Wireless Headsets, serta Playstation Kamera, tetapi dengan catatan untuk
Playstation Kamera harus memakai satu “Adaptor” yang nanti akan dipublikasikan oleh Playstation.

Tapi pengakuan tentang Dualshock 4 itu, sudah membuat
beberapa gamer cukup sedih pada pengakuan berikut, sebab dapat jadi beberapa gamer sudah cukup nyaman dengan ukuran serta bentuk dari Dualshock 4 itu, ditambah tentunya mereka juga
harus menyesuaikan kembali lagi dengan ukuran Kontroller paling baru yang lebih besar dari mulanya, di saat Dualsens di impresi oleh Geoff Keighley, controller itu dapat disebut memiliki ukuran lebih besar dari Dualshock 4, sebab feature yang
Playstation menawarkan jadi salah satunya unsur ukurannya jadi lebih besar.

Tetapi, lepas dari kabar tentang Dualshock 4 tidak dapat dipakai
pada Playstation 5, sekarang Xbox kelihatannya memberi satu gurauan
lewat Twitternya, yang mana gurauan memiliki “Pokok” jika semua barisan
controller Xbox One seperti Xbox Official Controller, Scuf Controller, Xbox Adaptive Controller, serta
yang lain akan Dukungan pada Xbox Series X nanti. Dapat kalian melihat berikut ini :

Nah, dengan resminya Controller Xbox akan dukungan pada
pemakaian Xbox Series X, apa kalian makin tertarik untuk beli Xbox Series X ? Silakan catat pada kotak kometar yaa…

Tidak berasa jika Dynasty Warriors sekarang sudah masuk usia ke-20 tahunnya. Berawal untuk game gelut berbasiskan senjata, sekarang serial yang mempopulerkan jenis musou itu, atau seringkali diplesetkan jadi game simulasi pembantaian massal, jadi salah satunya game hack and slash yang digemari banyak gamer di penjuru dunia.

Dalam rencana perayaan itu, Koei Tecmo sebagai developer meluncurkan trailer istimewa 20 tahun Dynasty Warriors. Perlu untuk diketahui jika di Jepang game Dynasty Warriors pertama ialah Dynasty Warriors 2 buat audience barat dan sebagainya sampai Dynasty Warriors 8 ialah Dynasty Warriors 9 di luar Jepang.

Koei Tecmo sendiri belum memaparkan banyak info berkaitan game
Dynasty Warriors selanjutnya, sesudah kombinasi formula Open World pada Dynasty Warriors 9 rupanya kurang disukai beberapa fans. Walaupun begitu, si developer sendiri sedang mempersiapkan Dynasty Warriors 9 untuk versi mobile, tetapi
sampai saat ini belumlah ada info berkaitan tanggal launchingnya.

Tahun ini kelihatannya jadi tahun yang benar-benar repot untuk Riot Games, melalui perolehan mereka mendatangkan update untuk League of Legends, meningkatkan game mobile Legends of Runeterra, serta terakhir game sebagai favorite banyak gamers sekarang ini Valorant.

Mengetahui hal itu, Riot Games tidak ingin membuat karyawannya terbebani dengan beban kerja yang demikian padat. Dipublikasikan lewat situs resminya, Riot Games memberitahukan jika mereka akan istirahat sesaat untuk menolong beri kesegaran pemikiran karyawannya.

Riot Games menjelaskan jika pembuatan projek yang padat
membuat kerja karyawan jadi overload hingga untuk meminimalkan itu, Riot Games pilih untuk istirahat sesaat. Riot Games akan mengawali istirahatnya pada 10 Agustus akan datang. Ri0t Games memberikan tambahan jika mereka mengetahui tentang wajibnya kedatangan patch untuk game mereka tetapi mereka minta gamers untuk dapat menyadari hal itu untuk kesehatan beberapa karyawannya.

Hal itu tentu saja adalah hal yang pas untuk diambil Riot Games
dengan memberi waktu istirahat sesaat untuk beberapa karyawannya, dengan
demikian beberapa karyawan dapat kembali lagi lebih baik lagi supaya dapat mendapatkan beberapa pengembangan buat projek Riot Games nantinya.

Valorant jadi game keluaran paling baru dari Riot Games yang sudah ada untuk PC.

Banyak acara yang perlu diurungkan atau dipending sebab epidemi Covid-19. Atau minimal harus berubah ke langkah online atau daring dalam realisasinya. Hal tersebut yang perlu ditempuh oleh beberapa mahasiswa yang wisuda tahun ini tetapi harus lakukan semua prosesinya dengan cara online dari rumah semasing.

Tetapi, untuk menyemarakkan wisuda online itu salah satunya universitas yakni ITS (Institut Tehnologi Sepuluh Nopember) Surabaya masih menyiarkan semua acara wisuda melalui kanal Youtube-nya seperti wisuda biasanya. Yang unik sekaligus juga lucu ialah acara virtual wisuda itu dilaksanakan memakai game Minecraft.

Kamu dapat menyaksikannya sendiri pada menit 22:25 video di atas dimana bentuk gedung wisuda Graha ITS dibikin berbentuk Minecraft, serta semua acara wisuda biasanya mulai masuk gedung, berjalan serta naiki panggung untuk ambil ijazah, dipindahkan tali toganya, sampai pada akhirnya berjalan keluar. Serta ada hubungan dengan rektor

Universitas ITS Selenggarakan Wisuda Virtual Pertamanya Memakai Minecraft

Simulasi wisuda Minecraft ini sendiri ditangani oleh team dari Departemen Tehnik Informatika ITS memakai Minecraft Education Edition yang sudah dilanggan oleh pihak universitas. Diperintah oleh dosen Hadziq Fabroyir, 14 orang dalam team itu membuat bangunan virtual dari gedung Graha ITS itu untuk menyemarakkan wisuda yang harusnya diadakan Maret tempo hari.

Sebetulnya, teamnya sempat kurang rujukan berkaitan bentuk gedung karena tidak ada yang ingat bagaimana memiliki bentuk dengan cara detil serta mustahil survey ke lokasi pada saat epidemi ini. “Pada akhirnya, kami menyusun konstruksi graha di Minecraft berdasar beberapa gambar yang kami mengumpulkan dari internet,” tutur Hadziq.

Dalam penerapan simulasi itu dilaksanakan dengan cara langsung saat Wisuda itu acara dikerjakan. Komunikasi antar pemain yang masuk diolah Wisuda Minecraft ITS dilaksanakan lewat Discord. Zoom cuma terima video feed dari OBS Virtual Kamera yang ditransmisikan dari server Minecraft ITS.

Walau demikian, simulasi melalui Minecraft itu cuma dilaksanakan untuk pembukaan saja. Sedang acara wisuda setelah itu dilaksanakan tanpa ada Minecraft namun dengan cara digital dimana nama tiap wisudawan tetap dipanggil satu-satu
dengan diperlihatkan photo si mahasiswa.

Ini tentu saja buka prespektif baru jika video game dapat dipakai untuk beberapa hal. Termasuk juga untuk satu fasilitas
simulasi sama-sama berjumpa keduanya dengan kontrol serta hubungan yang lebih intuitif daripada sebatas telepon atau video call. Kurang lebih akan diapakan lagi ya game nanti?

Rainbow Six Siege atau yang umum disebutkan R6S menjadi salah satunya game multiplayer yang keberadaannya masih nampak demikian tinggi walau sudah dikeluarkan sekian tahun lamanya. Tentu saja, salah satunya yang bawa perhatian itu ialah hadirnya satu pengembangan dari update-update keluaran Ubisoft pada game itu.

Paling baru, Ubisoft sudah berencana satu keluaran update baru untuk R6S. Tetapi, hal itu kelihatannya tidak ada dalam tempo dekat ini, pasalnya update itu diberitakan sudah dipending sebab satu permasalahan. Dipublikasikan lewat account Twitternya, Ubisoft mengkonfirmasikan jika launching update baru yang gagasannya dikeluarkan 28 Juli itu sangat terpaksa diurungkan sebab ada satu permasalahan yang tidak tersangka.

Patch itu diperkirakan akan mendatangkan beberapa penambahan dan pengembangan baru pada proses gameplay dari R6S seperti buff pada beberapa karakter, serta tambahan 5 HP damage jika pemain tergerak ke dinding sesudah terima Nomad’s airjabs atau Oryx’s dash, selebihnya dapat berkunjung ke patch catatan dari update itu di sini. Sayangnya, pihak Ubisoft belum juga memberi tanggal launching baru dari patch itu, tetapi mereka tekankan jika tanggal
launching baru dari patch itu akan dipublikasikan dalam tempo dekat.

Lepas dari hal itu, Ubisoft sekarang ini sedang meningkatkan seri Rainbow Six terbaru
yang peluang bisa menjadi seri Rainbow Six pertama yang launching di konsol next-gen nantinya bertopik Rainbow Six: Quarantine.

Setelah resmi dirilis secara global, game FPS terbaru milik Riot telah menyita banyak perhatian gamers maupun streamer. Memiliki mekanisme gameplay yang terasa layaknya CS:GO namun memiliki sistem hero didalamnya, membentuk ciri khas tersendiri bagi Valorant. Selama itu pula mereka belum memberikan update hero terbaru lagi.

Beberapa waktu lalu, pihak Valorant tak sengaja membocorkan detail mengenai agent baru mereka yaitu Killjoy melalui website mereka. Meski sekarang isi dari laman Killjoy tersebut sudah dihapus, namun salah seorang data miner game Valorant berama floxay, berhasil menyimpan data tersebut dan membagikannya melalui akun twitter miliknya. Kalian bisa melihat cuplikan skill Killjoy terbaru lewat video yang diunggah-nya.

Melalui data yang tak sengaja dibocorkan oleh Valorant pula, terdapat bocoran skill milik Killjoy yang bisa kalian lihat dibawah ini.

Riot Tak Sengaja Bocorkan Agent Baru Valorant, Ini Penjelasan Skill Killjoy

Alarmbot (C) – Serupa dengan bot milik razer yang akan secara otomatis mengincar musuh, namun Alarmbot hanya akan diam dan mengincar musuh yang masuk ke area miliknya. Selain memberikan damage, Alarmbot juga akan membuat musuh menerima double damage dari semua serangan apabila terkena ledakan dari Alarmbot itu sendiri.

Turret (Q) – Menaruh sebuah turret otomatis yang akan membagikan beberapa peluru ke arah musuh di dekatnya. Berapa radius serangannya serta berapa banyak damage yang diperlukan untuk menghancurkan turret ini masih belum diketahui.

Nanoswarm (E) – Untuk Nanoswarm sendiri berupa granat jarak jauh yang bisa kalian aktifkan dengan tombol tertentu nantinya. Setelah kalian mengaktifkan Nanoswarm musuh yang berada dalam lingkaran AOE miliknya sepertinya akan langsung mati.

Lockdown (Ultimate) – Mengeluarkan sebuah turret khusus dengan radius yang sangat besar namun tetap bisa dihancurkan. Apabila aktif, musuh yang ada dalam area radius-nya akan terdisable selama 8 detik.

Itu dia beberapa bocoran mengenai skill Killjoy nantinya. Meski bocoran ini sudah cukup detail dan merangkum apa saja kemampuan dari Killjoy, namun penampakan dari Agent pecinta turret satu ini belum terlihat bagaimana bentuknya. Kalian bisa membayangkan bagaimana tampilan Agent kita satu ini dari siluet dirinya dibawah ini.

Itu dia penjelasan singkat dari skill serta karakteristik dari Agent baru bernama Killjoy. Kehadirannya di Act 2 nanti, tentu akan memberikan variasi gameplay pada match-match Valorant yang kalian mainkan.

Nampak seperti kan?
Pathfinder adalah salah satunya karakter paling terkenal semenjak Apex Legends dikeluarkan. Ini sebab kekuatan grappling hooknya yang dapat mengalihkannya dari satu tempat ke lain tempat dengan cepat sekali. Sayangnya, Respawn pada akhirnya beri balance sebab cooldownnya yang dipandang cepat sekali. Walau demikian, karakter unik ini ternyata simpan easter egg yang barusan diketemukan oleh fans beberapa waktu lalu.

Ini diketemukan oleh salah satunya fans namanya Minorsaurus Rex tanggal 24 Juli tempo hari (yang selanjutnya di-publish lagi oleh user Reddit namanya NitroThunderBird tanggal 26 Juli). Lewat account Twitternya, Minorsaurus Rex terangkan jika animasi skydiving Pathfinder paling baru di inspirasi dari tarian Tin Man dari film The Wizard of Oz yang tampil di tahun 1939 yang lalu.

Penyesuaian animasi itu jadi salah satunya komponen yang benar-benar pas, mengingat Tin Man adalah salah satunya karakter yang miliki perawakan seperti robot. Respawn sukses simpan serta mengadaptasinya dengan benar-benar baik karena literasi mereka yang kaya.

Tetapi sayang, sekarang Pathfinder benar-benar jarang-jarang dipakai oleh beberapa playernya semenjak balancing yang diterapkan Respawn. Apa kamu masih memakainya?

Apex Legends sekarang ini bisa dimainkan di PC, PlayStation 4, serta Xbox One. Gamenya akan peroleh penyesuaian
ke Nintendo Switch serta sambangi Steam dengan feature crossplay yang dipunyainya pada musim luruh atau mendekati akhir tahun 2020 kelak.

Shigeru Miyamoto serta beberapa profil penting dibalik Nintendo disampaikan jadi eksekutif dengan penghasilan paling rendah, minimal untuk perusahaan game jumlah besar.

Info ini tiba dari laporan tahunan Nintendo untuk tahun paskal yang usai pada bulan Maret yang lalu. Pada halaman 41 dari 78 halaman laporan yang dikeluarkan minggu ini, beberapa upah dari beberapa atasan dari mulai si presiden Shuntaro Furukawa, Shigeru Miyamoto, Shinya Takahashi, serta eksekutif yang lain diberikan pada investor.

Shuntaro Furukawa bawa pulang ¥258 juta atau seputar Rp35 milyar per tahun. Shigeru Miyamoto memperoleh ¥192 juta atau sekitar Rp26 milyar per tahun, serta Shinya Takahashi sebesar ¥132 juta atau seputar Rp18 milyar per tahun. Pasti angka itu masih besar sekali dibanding upah sebagian besar karyawan di Nintendo maupun karyawan di industri game biasanya, tetapi dibanding dengan eksekutif perusahaan lain, angka yang didapat ke-3 atasan Nintendo ini berkesan “tidak berapa”.

Dikutip dari GamesIndustry.biz, Bobby Kotick, CEO dari Activision bawa pulang $28 juta per tahun atau seputar Rp409 milyar. Kotcik dikukuhkan untuk CEO dengan bayaran “paling terlalu berlebih” di Amerika Serikat serta upahnya 306 kali lipat
lebih tinggi dari upah rerata karyawan yang lain.

Disamping itu, Andrew Wilson, CEO dari EA kantongi $35 juta tiap tahunnya atau seputar Rp511 milyar. Upahnya itu diprediksikan 371 kali lipat dari upah rerata karyawan di EA. Upah ke-2 CEO itu sempat jadi pembicaraan panas di media sosial sebab kedua-duanya sempat
memutuskan untuk PHK massal karyawan sampai beberapa ratus orang di waktu si atasan masih aman dengan upah tingginya.

Kembali lagi bicarakan masalah Nintendo, perusahaan yang diketahui akan Super Mario
serta Zelda ini informasikan upah rerata yang didapat
oleh karyawannya. Berdasar laporan yang serupa, rerata karyawan peroleh ¥9.35 juta atau seputar
Rp1.2 milyar tiap tahunnya yang dimana rerata dari karyawan itu sudah berumur 39 tahun
serta berjasa semasa 14 tahun di perusahaan.

Sebelum pertemuan Xbox Games Showcase diawali, Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S dipublikasikan untuk PC, PS4 serta Xbox One.

Tidak lama sesudah dipublikasikan, Square Enix verifikasikan jika versi PC, PS4 serta Xbox One dari Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S akan berbasiskan dari versi Nintendo Switch, karena itu visual bisa tidak sama dengan versi orisinal yang dikeluarkan untuk PS4 dahulu.

Ini membuat fans sedikit bingung. Edisi baru Dragon Quest XI yang dikeluarkan privat di Nintendo Switch dapat disebut miliki visual yang lebih jelek dibanding dengan versi orisinal yang dikeluarkan di PS4 serta PC. Karena itu sedikit jadi pertanyaan kenapa
Square Enix harus meningkatkan port dari versi Switch daripada
sebatas perbarui versi orisinal dengan semua content yang berada di versi Switch.

Untuk jadi parah situasi, edisi definitif ini tidak dikeluarkan untuk
upgrade buat mereka yang sudah punyai versi orisinal. Pemain diwajibkan beli lagi edisi ini jika ingin coba semua content baru yang ditawarkan.

Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S memberikan tambahan
beberapa content baru dari versi orisinal dari mulai musik orkestra, mode
retro 2D, beberapa skill serta content cerita baru, dan rekonsilasi pada gameplay.

Dragon Quest XI: Echoes of an Elusive Age S sudah ada untuk Nintendo Switch. Game akan melaju untuk PC, PS4, serta Xbox One pada 4 Desember akan datang.