Program Kreasi Dua Pelajar Jawa barat Ini Tolong Pasien Stres

Posted on

 

Dua pelajar asal Jawa Barat, Farhan Mandito Wirarachman dan Ananda Safira Choirunissa, membuat suatu pengembangan terbaru yaitu program spesial kesehatan psikis, khususnya untuk kurangi resiko stres. Mereka memberikan nama program itu bernama Plong.

Plong di inspirasi dari salah satunya rekan sekolah mereka yang menderita masalah psikis hingga susah untuk berbicara. “Jadi sebelumnya itu, Plong di inspirasi pada temannya founder kami ada yang menderita masalah psikis. Kami munculkan jalan keluar adanya program Plong, program kesehatan psikis berbasiskan Android dan iOS,” kata Ananda ke reporter.

Pelajar asal SMAN 1 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, itu menjelaskan jika program ini berbasiskan Android dan iOS yowinjoker

Feature yang mereka siapkan salah satunya ada feature untuk konseling, meditasi, rileksasi, jurnal

mengucapkan syukur (gratitude journal), dan bermacam artikel positif untuk kesehatan psikis.

“Cuman pada sebuah pegangan tangan, kamu bisa mengganti hidupmu bertambah lebih baik. Masuk plong, keluar ngeplong.” Begitu motto yang digotong program Plong ini.

Ananda menjelaskan jika untuk pengatasan kesehatan psikis yang efisien, peningkatan program bekerja bersama

dengan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Cisarua. “Disini program Plong diinginkan dapat tangani mereka yang masalah psikis dengan efisien sebab memakai HP jadi dapat dijangkau di mana juga dan kapan saja,” katanya.

Ananda pengin mendidik jika kesehatan psikis sangat penting dan memengaruhi kualitas kehidupan seorang, lewat program bikinannya dan temannya ini. “Jika kita merasa senang, tentu jalani hidup akan suka. Jadi, kita bisa juga lebih produktif,” bebernya.

Baca juga : 5 Alasan Kenapa Satu Usaha Membutuhkan Copywriting

Ke-2 pelajar ini habiskan waktu seputar tiga bulan untuk bikin program, diawali pada ide sampai design visual akhir yang usai pada Juli 2020 kemarin

Waktu wabah COVID-19, Ananda mengaku jika mereka sempat terhambat untuk berganti ide dan dialog project yang sedang mereka bangun. “Tetapi sesudah ada keluasan, kita berjumpa dan berganti pemikiran, tetapi pasti kita aplikasikan prosedur kesehatan,” katanya.

Program Plong kreasi Farhan dan Ananda itu sudah raih medali perak dalam Festival Pengembangan

dan Kewiraswastaan Murid Indonesia (FIKSI) 2020 pada sektor game dan program. Program itu sekarang ini sedang dalam step pembaruan saat sebelum diterbitkan untuk dipakai secara luas.

Dedi Supandi, sebagai Kepala Dinas Pengajaran Jawa Barat, akui senang dengan kreasi anak negeri itu. Menurut dia, periode wabah seperti saat ini tidak menurunkan semangat beberapa pelajar di Jawa Barat untuk selalu berkreatifitas dan melahirkan pengembangan yang bermanfaat.

“Tentu saja keadaan ini kita harus dorong, bagaimana faksi Dinas Pengajaran terus sampaikan beberapa hal jika peraturan peraturan dengan buka kurikulum di wabah ini dengan kurikulum peringkasan tetapi lebih dari berusaha supaya sekolah menggerakkan beberapa muridnya berkait pengembangan supaya tampil hingga inovasi-inovasi itu dapat berguna,” sambungnya.

Baca juga : OPPO Gelar The Joy-Full OPPO Sale, ada Cashback Hingga Rp1 Juta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *